Kebun Kurma (Kebun Kurma Madinah)
Kebun kurma di Madinah merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi jamaah umrah atau haji dalam rangka wisata religi sekaligus edukasi. Selain menjadi pusat pertanian dan perdagangan kurma, lokasi ini juga menyimpan nilai sejarah karena berhubungan erat dengan kehidupan Rasulullah SAW dan para sahabat.
Kota Madinah memang dikenal sebagai wilayah subur untuk pertumbuhan kurma. Bahkan dalam banyak riwayat, Rasulullah SAW sendiri memiliki beberapa kebun kurma yang hasilnya digunakan untuk dakwah dan amal. Salah satu kebun milik beliau yang terkenal adalah kebun milik sahabat Salman Al-Farisi, yang kemudian dihibahkan untuk membebaskan dirinya dari perbudakan.
Kurma juga memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang makan tujuh butir kurma Ajwah di pagi hari, maka pada hari itu dia akan terlindung dari racun dan sihir."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Di kebun kurma ini, jamaah biasanya:
- Diperkenalkan berbagai jenis kurma (Ajwah, Sukkari, Safawi, Barhi, dll.)
- Mendapat kesempatan mencicipi dan membeli langsung dari petani/pemilik kebun.
- Mengikuti muhasabah atau kajian singkat dalam suasana tenang dan rindang, sering dijadikan tempat refleksi atau malam muhasabah.