HADITS NABI
5 Hadits Keutamaan Puasa
1. Puasa Adalah Perisai dari Api Neraka
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
الصِّيَامُ جُنَّةٌ
(رواه البخاري، 1894 ومسلم، 1151)
Artinya:
“Puasa adalah perisai.”
(HR. Bukhari no. 1894 dan Muslim no. 1151)
Dalam riwayat lain disebutkan: perisai dari api neraka dan dari perbuatan maksiat.
2. Pahala Puasa Dilipatgandakan Tanpa Batas
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
قَالَ اللَّهُ: كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
(رواه البخاري، 1904 ومسلم، 1151)
Artinya:
Allah berfirman (dalam hadits qudsi):
“Setiap amalan anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”
(HR. Bukhari no. 1904 dan Muslim no. 1151)
3. Orang Berpuasa Memiliki Dua Kebahagiaan
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ: فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ، وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ
(رواه البخاري، 1904 ومسلم، 1151)
Artinya:
“Orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya.”
(HR. Bukhari no. 1904 dan Muslim no. 1151)
4. Bau Mulut Orang Berpuasa Lebih Harum di Sisi Allah
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
(رواه البخاري، 1894 ومسلم، 1151)
Artinya:
“Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau kasturi.”
(HR. Bukhari no. 1894 dan Muslim no. 1151)
5. Di Surga Ada Pintu Khusus bagi Orang yang Berpuasa
عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
إِنَّ فِي الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ
(رواه البخاري، 1896 ومسلم، 1152)
Artinya:
“Sesungguhnya di surga terdapat sebuah pintu yang disebut Ar-Rayyan. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melaluinya pada hari kiamat, dan tidak ada seorang pun selain mereka yang masuk melalui pintu itu.”
(HR. Bukhari no. 1896 dan Muslim no. 1152)